PENJASKES

by 00.24 0 komentar
BAB 1 (Semester 1)
PERMAINAN BOLA BESAR
Permainan Basket

       Olahraga merupakan gerakan - gerakan yang dapat membuat tubuh menjadi sehat. Oleh karena itu, olahraga sangat penting dalam kehidupan sehari  hari. Olahraga dapat berupa gerakan - gerakan tertentu dan permainan. Olahraga yang berupa gerakan - gerakan tertentu misalnya jogging, senam, dan yoga. Sedangkan olahraga yang berupa permainan misalnya sepak bola, bola voli, dan juga bola basket. 

       Pernahkah kamu memainkan sepak bola, bola voili, dan basket? Apabila sepak bola dalam memainkannya menggunakan kaki, maka bola voli dan bola basket menggunakan tangan. Sama halnya dengan permainan sepak bola, bola voli, dan basket masing - masing tim berjuang memasukkan bola ke daerah lawan. Bersyukurlah kepada TUHAN YANG MAHA ESA karena ada banyak pilihan olahraga sehingga dapat membuat tubuh semakin sehat! Dengan berolahraga berarti telah menghargai tubuh dengan seluruh perangkat gerak dan kemampuannya sebagai anugerah TUHAN yang tak ternilai.

A. Permainan Sepak Bola
       Setiap orang memiliki keahlian atau keterampilan dalam bidang tertentu, termasuk dalam bermain permainan bola besar seperti bbola voli, baske, dan sepak bola. Jika sesorang ingin bermain sepak bola, maka ia harus memiliki keterampilan bermain sepka bola. Apa yang dimaksud dengan keterampilan bermain sepak bola?
         Keterampilan bermain sepa bola merupakan teknik dasar bermain sepak bola dan mampu mengaplikasikannya ke dalam sebuah permainan yang efektif dan efisien. Keterampilan bermain sepak bola juga dapat didefinisikan kemampuan dan kesanggupan pemain untuk melakukan gerakan dasar atau teknik dalam permainan sepak bola secara efektif dan efisien. Teknik dasar sepak bola meliputi menedang bola, menggiring, menyundul, merampas, dan menangkap bola. 

a. Pengertian Permainan Sepak Bola
Lapangan Sepak Bola
    Sepak bola adalah permainan beregu, yang tiap regu terdiri dari sebelas orang pemain salah satunya adalah penjaga gawang, permainan selutuhnya menggunakan kaki kecuali penjaga gawang boleh menggunakan tangan di daerah hukumannya. Permainan sepak bola banyak melibatkan banyak unsur seperti teknik, fisik, mental, dan taktik.
      Sepak bola juga dapat didefinisikan sebagai permainan menendang sebuah bola yang diperebutkan oleh kedua tim atau kesebelasan yang berbeda dengan maksud untuk memasukkan bola ke gawang lawan dan untuk mempertahankan gawang sendiri supaya tidak kemasukan bola.
         Permainan sepak bola sebenarnya tidak membutuhkan perlengkapan yang rumit. Akan tetapi untuk mendukung suatu pertandingan yang resmi maka harus memenuhi standar yang sudah ditentukan oleh FIFA.
          Ketentuan ukuran lapangan ialah panjang lapangan minimal 90 meter, panjang lapangan maksimal 120 meter, lebar lapangan minimal 45 meter, dan lebar lapangan maksimal 90 meter. Untuk pertandingan internasional panjang minimal adalah 100 meter, panjang maksimal 110 meter, lebar minimal 64 meter, dan lebar maksimal 75 meter.

b. Gerakan Menendang Bola
Gambar 1.1 Menendang Bola dengan Kaki Bagian Dalam
       Beberapa hal yang harus diperhatikan dalamm teknik menendang bola adalah posisi kaki tumpu dan kaki ayun (steady leg position), bbagian bola, perkenaan kaki dengan bola (impact), dan akhir gerakan (follow - through). Menendang bola merupakan salah satu karakteristik permainan sepak bola yang paling dominan. Pemain yang memiliki teknik menendang dengan baik, akan dapat bermain secara efisien. Tujuan menendang bola adalah untuk mengumpan (passing), menembak ke gawang (shoot at the goal), dan menyapu untuk menggagalkan serangan lawan (sweeping). (Sucipto, 2004)
          Pemain sepak bola harus mampu melakukan gerakan menendang bola dengan baik dan benar sesuai dengan fungsi atau bagian kaki yang akan digunakan. Pada dasarnya cara menendang bola dapat dibedakan menjadi empat, yaitu sebagai berikut.
1) Menendang dengan kaki bagian dalam (instep)
Gambar 1.2Menendang Bola dengan Kaki Bagian Luar
     Penggunaan teknik menendang dengan kaki bagian dalam digunakan untuk mengumpan jarak pendek (short passing), seperti terlihat pada Gambar 1.1
2) Menendang dengan kaki bagian luar (outside)
     Teknik menendang dengan kaki bagian luar digunakan untuk mengumpan jarak pendek (short passing), terliha pada Gambar 1.2
3) Menendang dengan punggung kaki (instep)
     Teknik menendang dengan punggung kaki digunakan untuk menembak ke gawang (shooting at the goal), pada Gambar 1.3
4 Menendang dengan punggung kaki bagian dalam (inside of the instep)
      Teknik menendang dengan punggung kaki bagian dalam digunakan untuk mengumpan jarak jauh (long passing).
Gambar 1.3 Menendang dengan Punggung Kaki
c. Gerakan Menggiring Bola (Dribbling)
Gerakan Menggiring Bola
       Keterampilan menggiring bola (dribbling) adalah kecepatan menggring bola dengan melewati rintangan yang telah ditentukan (Yasriudin, 2012). Pada dasarnya gerakan menggiring bola ialah menedang bola secara terputus - putus dan bagian kaki yang digunakan sama.
        Gerakan menggring bola bertujuan untuk mendekatkan jarak ke sasaran, melewati lawan, dan menghambat permainan. Beberapa hal yang harus diperhatikan pada saat menggiring bola adalah sebagai berikut.
1) Bola harus dekat dengan kaki sehingga mudah untuk dikontrol.
2) Posisi bola tepat di kaki sehingga mudah untuk dilindungi dari lawan.
3) Pandangan mata tidak hanya tertuju pada bbola, melainkan juga pada pergerakan lawan.
4) Menggiring bola dibiasakan dengan menggunakan kaki kanan dan kiri.

d. Menyundul Bola (Heading)
     
Menyundul Bola sambil Melompat
Menurut Herwin (2004 : 42), gerakan menyundul bola melibatkan seluruh tubuh dengan posisi melengkung, leher ditegangkan, perkenaan bbola tepat pada dahi, mata terbuka, kepala di dorong ke depan atau ke samping, dan menjaga stabilias dengan kedua tangan disamping badan.
         Menurut Sucipto, dkk. (2000: 32-34), menyundul bola pada hakikatnya memainkan bola dengan kepala. Tujuan menyundul bola dalam permainan sepak bola adalah mengumpan, mencetak gol, dan untuk mematahkan serangan lawan / membuang bola. Umumnya dilakukan saat datangnya bola maksimal setinggi kepala, menurut Sucipto, datangnya bbola maksimal setinggi kepala, menurut Sucipto, dkk. (2000, 33-34), gerakan menyundul adalah sebagai berikut :
1) Menyundul bola sambil berdiri; pada umumnya dilakukan manakala datangnya bola maksimal setinggi kepala.
2) Menyundul bola sambil meloncat / melompat; pada umumnya dilakukan jika datangnya bola diluar jangkauan, baik secara vertikal maupun horisontal.

e. Lemparan ke Dalam (Throw-In)
     Menurut Herwin (2004 : 48) tujuan dari lemparan ke dalam adalah untuk menghidupkan atau memulai permainan setelah bola keluar meninggalkan lapangan melalui garis samping.
       Menurut Sucipto, dkk.(2000 : 36-37), lemparan ke dalam merupakan satu - satunya teknik dalam permainan sepak bola yang dimainkan dengan lengan dari luar lapangan permainan. Selain mudah untuk memainkan bola, dari lemparan ke dalam offside tidak berlaku. Lemparan ke dalam dapat dilakukan dengan atau tanpa awalan, baik dengan posisi kaki sejajar maupun salah satu kaki di depan.
1) Lemparan ke dalam tanpa awalan dapat dilakukan ketika sasaran jaraknya dekat.
2) Lemparan ke dalam dengan awalan dapat dilakukan keika sasaran jaraknya jauh.



B. Permainan Bola Voli
      Permainan bola voli merupakan salah satu permainan beregu yang dimainkan oleh dua regu yang dipisahkan oleh net. Bentuk lapangan bola voli adalah persegi panjang dan antara kedua regu dipisahkan oleh net ditengahnya. Permainan bola voli dapat dilakukan di ruang terbuka (outdoor) atau ruang tertutup (indoor). Setiap regu berjumlah  pemain. Ada juga variasi permainan bola voli yaitu bola voli pantai yang setiap regunya terdiri atas dua orang pemain. 
      Menurut Ahmadi (2007), permainan bola voli merupakan suatu permainan yang kompleks yang tidak mudah untuk dilakukan oleh setiap orang, diperlukan pengetahuan tentang teknik  teknik dasar dan teknik - teknik lanjutan unuk dapat bermain bola voli secara efektif. Teknik dasar yang harus dikuasai dalam permainan bola voli diantaranya adalah servis, passing atas, passing bawah, smash atau spike, dan block.
1. Servis (Service)
    Servis menurut Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI, 2001) adalah pukulan bola yang dilakukan di daerah sebelah kanan belakang dari garis belakang lapangan permainan.(daerah servis) melamapui net ke daerah lawan. Pukulan servis dilakukan pada permulaan dan setelah terjadinya setiap kesalahan. Pukulan servis dapat berupa serangan bila bola dipukul dengan keras dan terarah. Servis dapat dilakukan dalam beberapa cara, diantaranya adalah sebagai berikut.
a. Servis Bawah
Gerakan Servis Bawah
    Servis bawah merupakan servis yang dilakukan dengan cara memukul bola dari bawah. Pemain yang menggunakan servis ini biasanya adalah pemain pemul




b Servis Atas
     Servis atas merupakan pukulan permulaan dengan cara memukul bola dari atas kepala (bola dilambungkan terlebih dahulu). Servis atas sangat banyak variasinya misalnya bola dilambbungkan dengan satu atau dua tangan, tinggi lambbungn bergantung pada maksud pukulan.
Gerakan Servis Atas

c. Servis Samping
     Servis samping merupakan langkah memukul bola di daerah servis dengan sikap berdiri menyamping dan berat badan condong ke kanan.
d. Servis Lompat
     Servis lompat ialah cara melakukan servis atau pukulan dengan melompat setelah bola dilambungkan. Pada saat bola dilambungkan diikuyi dengan lompatan dalam posisi siap memukul.

2. Passing
     Passing menurut Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI, 2001) adalah usaha atau upaya sesaorang pemain dengan cara menggunakan suatu teknik tertentu yang tujuannya untuk memberikan bola kepada teman secepatnya untuk dimainkan di lapangan sendiri. Passing dikelompokkan menjadi dua, yaitu passing bawah dan atas.
a. Passing Bawah
Passing Bawah
    Pada umumnya passing bawah digunakan oleh pemain apabila bola yang datang rendah, baik untuk diumpan ke teman maupun ke lawan. Passing bawah dilakukan dengan kedua tangan yang dikaitkan.
b. Passing Atas
     Passing atas adalah pergerakan mengumpan dengan menggunakan jari - jari kedua tangan. Passing atas digunakan apabila bola datangnya diatas atau melambung. Untuk menerima umpan servis dari lawan sebaiknya menggunakan passing bawah, karena biasanya servis bolanya datar.

3. Smash
   
Gerakan Smash
Smash menurut Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI, 2001) adalah bentuk serangan yang paling banyak dipergunakan untuk serangan dalam upaya memperoleh nilah oleh suatu tim. Smash juga dapat didefinisikan sebagai teknik menyerang yang bertujuan supaya bola dapat mendarat di daerah lawan tanpa bisa di blok.

    Dalam melakukan penyerangan, spiker atau penyerang harus memerhatikan teknik dasar dalam melakukan serangan. Diantara langkah dasar tersebut adalah awalan, lompatan, ayunan pukulan bola di udara, dan posisi mendarat. Pemukulan bola pada saat melakukan spike dilakukan di udara, yang idealnya adalah ketika sang attacker berada pada puncak lompatan. Ketika akan melakukan kontak dengan bola, pemain mengangka tangannya setinggi mungkin sampai diatas kepalanya. Ketika melakukan pukulan, spiker mengayunkan lengannya dan memukulkan telapak tangannya sekeras mungkin ke arah bola yang sedang melayang tersebut.

4. Posisi Pemain
     Dalam permainan bola voli, diwaktu service kedua regu harus ada di daerah masing - masing. Tiga deret ada di depan dan tiga deret ada dibelakang. Pemain nomor satu dinamakan server, pemain kedua dinamakan spiker, pemain ketiga dinamakan set upper atau tosser, pemain nomor empat dinamakan blocker, pemain nomor lima dan enam dinamakan libero.
a. Server
    Pemain yang memulai permainan bola voli dengan memukulkan bola ke pihak lawan.
b. Spiker
    Spiker adalah pemain yang bertugas memukul bola agar jatuh ke daerah lawan.
c. Libero
    Libero adalah pemain bertahan yang memiliki kebebasan unuk keluar dan masuk tapi tidak boleh melakukan smash(biasanya didalam lapangan berseragam berbeda dengan rekam satu tim).
d. Tosser
     Tosser/set upper adalah pemain yang bertugas mengumpankan bola ke rekan - rekan satu timnya.
e. Blocker
      Blocker adalah pemain yang pada dasarnya bertugas menahan serangan attacker dari tim lawan tapi juga dapat bertugas sebagai spiker.

5. Block
    Block menurut Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI, 2001) adalah menggagalkan serangan lawan dengan cara membendung rintangan yang paling efektif. Bendungan merupakan bagian dari pertahanan. Block digunakan oleh pemain untuk menahan serangan yang dilakukan oleh lawan. Pertahanan dalam bentuk block dapat dilakukan dengan menahan serangan lawan supaya bola yang di smash tidak menyeberang net atau berada di daerah lawan. Teknik block merupakan teknik dasar yang harus dimiliki oleh setiap pemain sehingga masing - masing pemain dapat membantu mempertahankan daerahnya.

C. Permainan Bola Basket
Pertandingan Bola Basket

   Bola basket merupakan permainan yang dimainkan oleh dua tim dimana setiap tim terdiri atas 5 orang pemain. Tujuan permainan ini adalah memperoleh poin sebanyak mungkin dengan cara memasukkan bola ke dalam keranjang lawan. Dalam memainkan bola basket, pemain dapat menggiring, memukul, atau mendorong bola dengan telapak tangan. Permainan ini dapat dilakukan di ruang terbuka (outdoor) atau ruang tertutup (indoor). 
1. Mengoper (Passing) dan Menangkap (Catching)
Teknik Melempar Chest Pass
    Gerakan mengoper atau mengumpan bola selalu berkaitan dengan menangkap atau menerima bola. Operan dapat dilakukan dengan dua atau satu tangan dan disertai gerakan yang cepat. Beberapa hal yang harus diperhatikan dalam mengoper bola adalah arah bola ke sasaran harus terhindar dari rebutan (inercept) lawan dan waktu untuk melempar harus tepat. Tujuan passing adalah untuk mempertahankan bola agar tidak direbut oleh lawan. Mengoper bola ada beberapa macamnya yaiu sebagai berikut.
a. Chest Pass
    Chest Pass merupakan operan dada yang umumnya dipakai apabila tidak ada pemain bertahan diantara pengoper dan teman setim. Teknik Passing yang dilakukan dengan posisi bola didepan dada, teknik ini biasanya menggunakan lemparan dua tangan dengan tujuan operan lurus terhadap teman yang satu tim.
b. Overhead Pass
Teknik Melempar Overhead Pass
    Overhead Pass merupakan passing yang dilakukan dengan posisi bola dari atas kepala. Umpan jenis ini dilakukan untuk melakukan counter attack dengan melemparkan bbola jauh ke daerah pertahanan lawan.
c. Baseball Pass
   Baseball Pass merupakan teknik yang dilakukan hampir mirip dengan lemparan baseball. Lemparan ini dilakukan dengan tenaga yang cukup kuat dan hanya dengan satu tangan saja.
d. Bounce Pass
Teknik Lemparan Bounce Pass
    Bounce Pass merupakan teknik passing yang dilalukan dengan memantulkan bola ke bawah kemudian diterima oleh teman satu tim, teknik ini sebenarnya untuk menghindari hadangan lawan.
e. Hook Pass
    Hook Pass merupakan teknik passing yang dilakukan dengan satu tangan sehingga mirip dengan hook atau pancing.
f. Under Pass
    Under Pass merupakan teknik passing yang dilakukan dari bawah dengan bola di arahkan secara lurus ke teman setim. Teknik ini dilakukan apabila ingin melakukan operan pendek.
g. Catching Ball
    Menangkap bola bisa dilakukan dengan dua atau satu tangan. Tangkapan bola menggunakan dua tangan dilakukan dengan cara berikut.
1) Berdiri menghadap sasaran.
2) Kedua kaki dibuka selebar bahu dan lutut ditekuk.
3) Badan sedikit condong ke depan.
4) Tangan diluruskan ke depan menjangkau boa dengan telapak terbuka, ibu jari berdekatan. Setelah bola tertangkap, segera ditarik ke belakang mendekati dada.
2. Menggiring Bola (Dribbling)
     Tujuan teknik dribbling pada permainan bola basket pada dasarnya sama dengan dribbling sepak bola, yaitu untuk mempertahankan bola dan menyerang lawan. Pada permainan bola basket teknik menggiring dilakukan dengan cara memantul - mantulkan bola menggunakan telapak tangan. Dalam permainan bola basket, teknik dribbling bola dapat diklasifikasikan menjadi dua, yaitu sebagai berikut. 
a. Dribble Tinggi
Dribble Rendah

    Dribble tinggi merupakan teknik menggiring bola yang dilakukan secara tepat untuk memasuki pertahanan lawan dengan cara jalan cepat atau berlari. Teknik dribble tinggi digunakan oleh pemain ketika pemain lawan cukup jauh dari yang membawa bola.
b. Dribble Rendah
    Dribble rendah digunakan oleh pemain untuk mempertahankan bola dari lawan. Teknik ini dilakukan apabila sedang berhadapan langsung dengan lawan dan ingin membuat terobosan yang memanfaatkan celah yang dibuat oleh lawan.
3. Lay Up
Pemain melakukan Gerakan Lay-Up
    Lay-up adalah satu teknik dasar yang harus dikuasai untuk mencetak angka dalam permainan bolabasket. Rangkaiannya meliputi gerakan memegang bola, berlari (atau melangkah) ke depan, melompat, dan melepas tembakan kearah rim lawan untuk mencetak angka. Teknik ini tak semudah seperti yang terlihat. Banyak pemain, khususnya pemula, kerap dibuat bingun saat mengombinasikan footwork dan melepas tembakan ke rim basket lawan. Padahal ini salah satu teknik yang banyak mencetak angka saat suatu tim melakukan fast break.
4. Menembak Bola (Shooting)
    Dalam permainan bola basket, menembak bola atau shooting merupakan suatu teknik yang harus dimiliki oleh setiap pemain. Karena tidak setiap saat pemain memasukkan bola ke ring tanpa menembak untuk mencetak poin. Beberapa tenkik menembak diantaranya adalah sebagai berikut.
1) Set Shoot
 
Gerakan Set Shoot
   Set shoot adalah tembakan yang umumnya dilakukan dengan cara melompat terlebih dahulu. Apabila tidak melompat, maka tembakannya akan mudah untuk dihalangi lawan. Pada umumnya tembakan ini dilakukan saat lemparan bebas atau saat menembak tanpa rintangan (free throw).



2) Lay- Up Shoot
Gerakan Lay Up Shoot
    Lay-Up Shoot dilakukan pada saat akhir dribble. Pada jarak beberapa meter dari ring, pemain yang menggiring bola mengangkat tangan dan lutut ke atas ketika melompat ke arah ring.
3) Jump Shoot
    Jump Shoot sering dilakukan ketika pemain menyerang dan tidak dapat mendekati ring. Tembakan ini sulit untuk dihalangi karena dilakukan pada titik tertinggi lompatan vertikal penembak.




Karen Christy Pongtengko

Developer

Cras justo odio, dapibus ac facilisis in, egestas eget quam. Curabitur blandit tempus porttitor. Vivamus sagittis lacus vel augue laoreet rutrum faucibus dolor auctor.

0 komentar:

Posting Komentar